Pada sabtu (4/9) menjelang berbuka puasa, Kunarti, 40, dan seorang rekanya sesama penjual nasi boranan menggelar dagangan disalah satu sudut perempatan jalan kabupaten Lamongan. Dengan sabar dan cekatan, dia melayani satu per satu pembeli. Kebanyakan pembeli tidak makan ditempat, tetapi minta dibungkus untuk santapan berbuka puasa dirumah.
Dilamongan, jumlah penjual nasi boranan seperti kunarti itu ratusan. Nasi boranan atau sego boranan adalah makanan khas Lamongan dan hanya dijual di Lamongan. Nasi tersebut biasanya disajikan secara lesehan diatas trotoar jalan-jalan kota.
Nasi boranan terdiri atas nasi, bumbu, lauk, dan rempeyek. Bumbu nasi boranan terdiri atas rempah-rempah yang sudah dihaluskan. Lauk yang ditawarkan penjual bervariasi. Diantaranya, daging ayam, jeroan, ikan bandeng, telur dadar, telur asin, tahu, tempe dan ikan sili.
Kunarti, ibu tiga anak itu, mengatakan sudah lima tahun berjualan nasi boranan. Suaminya adalah petani kecil yang juga merangkap sebagai pasukan kuning dinas kebersihan. Menurut kunarti, tak banyak keuntungan yang didapat. Namun, dia bersyukur masih bisa membantu suaminya menambah penghasilan keluarga. Dengan begitu, kini dia dan suaminya mampu membiayai kuliah anak pertama. Dua anaknya yang lain masih duduk dibangku SD dan TK.
Kunarti adalah salah seorang diantara ribuan wirausahawan mikro yang bisa mengakses pinjaman modal berbunga ringan yang disediakan Pemkab Lamongan. Lewat program pembinaan peningkatan pendapatan petani kecil (P4K), sejak 2006 pemkab menggulirkan skema pinjaman modal dengan bunga 6 persen per tahun. Berkat pinjaman modal tersebut, pedagang kecil seperti Kunarti bisa terbebas dari jeratan rentenir.
Sama halnya dengan program PMI padi, program P4K juga dikelola PD BPR Bank Daerah Lamongan. Program P4K dimaksudkan untuk membantu keluarga miskin di pedesaan agar mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraanya. Lebih khusus, sasaran kegiatan adalah kelompok petani kecil (KPK) yang anggotanya mempunyai usaha produktif, yaitu makanan olahan hasil pertanian, kerajinan rumah tangga, candak kulak/ijo dan makanan khas Lamongan (kue wingko, nasi boranan).
Sasaran langsung program P4K adalah memberdayakan para istri petani kecil agar mampu membantu suami mereka meningkatkan pendapatan keluarga. Melalui P4K, pemkab memberikan bantuan modal usaha bagi KPK. Jumlah KPK yang menerima dana pinjaman P4K APBD kabupaten Lamongan 2007 sebanyak 187 KPK dengan jumlah anggota 2.311 orang yang tersebar di 65 desa dari 14 kecamatan.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kelompok yang menerima dana pinjaman P4K naik 107 KPK. Yakni, dari 80 KPK menjadi 187 KPK. Hal ini dimungkinkan karena terdapat kenaikan jumlah anggaran pinjaman P4K sebesar 333 persen. Yaitu, dari Rp 955 juta menjadi Rp 3,1 milliar.
Pada tahun 2008 dana untuk program P4K sebesar Rp 3,7 milliar yang disalurkan ke 208 KPK di 73 desa dari 14 kecamatan. Sementara itu, pada tahun 2009 dana yang dialokasikan untuk P4K sebesar Rp 4,7 milliar yang disalurkan ke 204 kelompok di 75 desa dari 14 kecamatan. (redhi/c7/agm)
PT Federal International Finance (FIF) senantiasa memanjakan konsumenya dengan terus memberikan berbagai program menarik baik ketika saat akan menjadi konsumen FIF atau ketika sudah menjadi konsumen FIF. Program rejeki FIF yang sedianya diluncurkan pada 3 Agustus 2010 adalah salah satu program yang sengaja diluncurkan untuk memanjakan pelanggan FIF yang masih aktif. Presiden Direktur FIF Suhartono mengatakan," Program Rejeki FIF merupakan salah satu langkah strategis kami untuk memberikan apresiasi terhadap konsumen aktif yang berjumlah sekitar 2,8 juta dan secara teratur melakukan kewajibanya."
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa program itu diharapkan nantinya juga akan berimbas pada penambahan jumlah unit booking baru ke FIF untuk memenuhi target total pembiayaan FIF sampai akhir tahun sebesar Rp 17 Trilliun. Program tersebut berjalan mulai 1 Agustus sampai 30 November 2010 dan berlaku untuk booking seluruh produk FIF, baik kredit sepeda motor baru (NMC), sepeda motor bekas (UMC), maupun elektronik (Spektra).
Konsumen akan mendapatkan nomor undian untuk setiap pembayaran angsuran yang tepat waktu di payment point (ATM, kantor pos, bank, kantor AAB, Alfamart), 126 cabang FIF, 500 jaringan pelayanan terpadu, serta lebih dari 2000 diler resmi sepeda motor Honda. Poin yang terkumpul tersebut akan diundi pada desember 2010 untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik. Tidak tanggung-tanggung, hadiah total senilai lebih dari Rp 2,1 milliar diberikan FIF kepada konsumenya. Yaitu, dalam bentuk potongan angsuran senilai Rp 500 ribu untuk 2000 konsumen, 50 unit sepeda motor Honda Scoopy, sepuluh unit sepeda motor Honda PCX, dan satu unit mobil Avanza.
Konsumen yang melakukan kewajibanya secara baik dan tepat secara langsung turut serta dalam meningkatkan kinerja FIF, hal ini menjadi salah satu alasan FIF untuk mengadakan program ini. Konsumen juga tidak perlu khawatir dengan keterbatasan tempat pembayaran karena kami memiliki jaringan yang luas diseluruh Indonesia," ujar Head of Corporate Communication & External Relation FIF Renata Catur menambahkan. Selain itu, peluncuran program FIF tersebut serempak dilakukan cabang FIF di seluruh Indonesia.
Tentang FIF
PT Federal International Finance merupakan anak perusahaan Grup Astra yang bergerak dibidang usaha pembiayaan ritel khusus sepeda motor Honda yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor, anak perusahaan PT Astra International Tbk. Sejalan dengan kemajuan usahanya, perseroan mengembangkan usahanya dibisnis pembiayaan motor bekas Honda dan pembiayaan produk elektronik (Spektra).
FIF merupakan perusahaan pembiayaan motor terbesar di Indonesia dengan 126 kantor cabang dan lebih dari 500 jaringan pelayanan terpadu. Dengan lebih dari 2,8 juta pelanggan, hingga juni 2010 FIF mengendalikan 43,01 persen pasar penjualan kredit sepeda motor Honda, didukung kerja sama dari sekitar 1.400 diler resmi sepeda motor Honda.